Home » , » Tips mendorong kreativitas anak dengan bermain

Tips mendorong kreativitas anak dengan bermain

Anak kreatif, adalah harapan semua orang tua. Banyak cara dilakukan orang tua untuk mendorong kreativitas anak, memberikan anak mainan edukasi, mengikutkan les, seperti les musik, tari, vokal, dan lain-lain. Tujuannya hanya satu, mengasah kreativitas anak. Kreativitas adalah karunia Tuhan, diberikan dalam ukuran dan bentuk yang berbeda. Kreativitas adalah naluri, menyanyi, menggambar, melukis, hanyalah beberapa penggunakan naluri kreatif. Masih ada begitu banyak cara agar anak-anak bisa kreatif.

Misalnya, ketika anak-anak bermain, memainkan peran dan membuat percakapan antara mainan mereka, mereka menjadi kreatif. Dengan membiarkan anak melakukannya, tanpa mengganggunya, maka kreativitas anak akan mengalir keluar dari dirinya, dengan sendirinya. Jika orang tua atau orang dewasa mencoba “intervensi”, sekalipun itu dalam bentuk pujian, apalagi mencela atau mentertawakan, maka kreativitas anak akan berhenti saat itu, dan mungkin tidak muncul lagi untuk waktu yang sangat lama. Jadi bagaimana Anda bisa mendorong kreativitas anak Anda dengan bermain? Berikut tips-nya.

1. Sambut kreativitas anak Anda dalam bentuk apapun

Salah satu cara yang paling penting untuk menumbuhkan kreativitas pada anak-anak Anda adalah membiarkan kreativitas itu keluar, tanpa hambatan, tanpa gangguan, dengan cara apa pun atau cara yang sesuai dengan anak. Misalnya, ketika anak Anda mulai berimprovisasi, bukannya berlatih atau melakukan langkah-langkah yang mereka pelajari di sekolah, jangan larang mereka, biarkan mereka melakukannya dengan cara mereka, dorong dan hargai pemikiran yang berbeda dari anak Anda.

Bersikap baik terhadap perbedaan pemikiran dengan anak akan membantu mengeluarkan kreativitas anak. Anak-anak sangat sensitif tentang berbagi ide-ide mereka, dan Anda harus menyadari tentang fakta ini. Sebuah komentar meremehkan atau keras dapat menggagalkan anak itu selama bertahun-tahun dan mengubah cara mereka berpikir tentang diri mereka sendiri dan apa yang mereka pikir mereka bisa capai.

2. Membuka peluang untuk kreatif

Bukalah peluang yang seluas-luasnya untuk kreativitas anak, misalnya dengan menyiapkan ruangan yang membuka peluang untuk mengeluarkan kreativitas anak, tidak harus membuat ruang bermain secara khusus, bisa saja di ruang keluarga, ruang tamu, garasi, atau dimanapun anak merasa paling nyaman saat bermain. Siapkan mainan, kertas, krayon, atau pensil untuk menggambar di ruangan tersebut. Biarkan anak berada di-“dunia”-nya sendiri, duduk, berfikir, dan mendapatkan sumber inspirasinya sendiri.

3. Jauhkan video game dan barang elektronik sejenisnya

Jauhkan video game, Play Station, dan barang-barang elektronik sejenisnya. Barang-barang ini merupakan batu sandungan terbesar bagi kreativitas anak. Dengan memainkannya menjadikan otak anak secara praktis tidak aktif, karena anak tidak berada pada “dunia” mereka sendiri. Membiarkan anak bermain dengan dunianya sendiri, akan merangsang naluri kreatif anak. Menjadi dirinya sendiri. Kekuatan terbesar dari kreativitas adalah, “apa yang membuat seseorang berbeda dari orang lain.”
Thanks for reading Tips mendorong kreativitas anak dengan bermain

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment