Home » , , » Pendekatan konseling individual Alfred Adler

Pendekatan konseling individual Alfred Adler

Konsep dasar

Psikologi individu sering disebut terapi adlerian karena penggagas awalnya adalah Alfred Adler, salah satu kolega freud yang awalnya termasuk lingkaran gerakan psikoanalisis,namun keluar karena tidak menyetujui beberapa bagian teori tersebut.

Kerja dan riset Adler mempengaruhi banyak psikolog dan terafis besar yang kemudian mengikuti jejaknya seperti Albert Ellis, victor Frankl, Rudolf Dreikurs, Rollo Maydan wiliam Glaser.

Psikologi individu melihat pribadi secara menyeluruh dan berfokus pada keunikannya. Pandangan adler tentang manusia menawarkan sebuah fokus alternatif yang positif dan menyegarkan bagi teori psikoanalisis Freud.

Di inti teorinya terdapat sebuah keyakinan kalau manusia memiliki dorongan bawaan untuk mengatasi kelemahan yang disadarinya, untuk kemudian mengembangkan potensinya sendiri menuju aktualisasi diri. Apalagi jika ditaruh di dalam lingkungan positif, pertumbuhan tersebut pasti akan terjadi.

Kalau begitu, apakah yang menahan seseorang untuk bergerak secara cepat dan mudah menuju realisasi diri?

Menurut Adler, jawabnya ialah perasaan inferior. Seseorang biasanya mengalami perasaan tersebut lewat tiga sumber yaitu: (a) ketergantungan biologis dan ketergantungan umumnya layaknya bayi;(b) gambar diri yang dianggap kecil ketika dibandingkan dengan sesuatu yang agung, mulia atau besar; dan (c) inferioritas organ tubuh ( bahasa awamnya lemah, minder, dan cacat). Namun, dorongan dalam diri sendiri umumnya memampukan subjek, mengkompensasikan perasaan-perasan ini untuk berjuang meraih superioritas dan kesempurnaan.

Teori adlerian kadang disebut perspektif sosioteologis ketika membahas perjuangan konstan individu menjcapai tujuan mereka. Adler juga menekankan pentingnya pengembangan minat sosial klien untuk kemudian mendidik lembali mereka agar mampu hidup di tengah-tengah masyarakat sebagai pribadi yang sanggup memberikan sesuatu bagi masyarakat, jadi bukan Cuma menerima dan menuntut.

Ketika seseorang datang untuk menjalani terapi, diasumsikan ia tengah mengalami ketidakkongruenan dan ketidaknyamanan di dalam : (a) kerja, (b) persahabatan, atau (c) cinta. Proses konseling kemudian dilihat sebagai cara terapis dank lien bekerja sama untuk membantu klien mengembangkan kesadaran, sikap dan perilaku yang lebih sehat sehingga sanggup berfungsi lebih penuh di masyarakat. Pengembangan minat social dianggap variable paling mencolok dari kesehatan mental seseorang.

Proses Konseling

Proses konseling Adlerian melibatkan empat tahap:

Tahap 1: Membangun relasi

Di sesi pertama konselor menetapkan sebuah relasi dengan klien lewat interview subjektif/objektif yang di dalamnya klien dibantu merasa nyaman, diterima, dihargai dan diperhatikan. Melalui komponen objektif interview, klien diharapkan mengerti apa yang dibutuhkan secara spesifik dari proses konseling. Klien di minta mendiskusikan bagaimana hal-hal tertentu berlangsung di setiap wilayah tugas hidupnya.

Tahap 2: Mendiagnostik

Tahap diagnostic meliputi interview gaya hidup, prosedur asesmen formal yang melihat hal-hal seperti konstelasi keluarga, persepsi orang tua, rekoleksi tentang periode awal hidupnya, dan mimpi yang terus berulang.

Tahap 3: Fase interpretasi

Yaitu waktu ketika konselor dank lien mengembangkan pemahaman dari interview gaya hidupnya tentang kekeliruan dasar klien dengan menganalisis dan mendiskusikan keyakinan, tujuan dan gerakan yang dikembangkan klien pada awal kehidupan, dan menjamin pola dan sikap pikiran, emosi dan perilaku.

Tahap 4: Orientsi

Tahap pengorientasikan mungkin yang paling kritis karena ditahap inilah terapis membantu konseli bergerak dari pemahaman intelektual menuju perkembangan actual dan ekspresi sikap dan perilaku yang . lebih sehat. Di titik ini, dukungan konselor, penguatan dan pengarahan di upayakan secara aktif untuk membuat sejumlah perubahan bagi cara-cara yang tidak sehat dalam berfikir, mearasa dan berperilaku menjadi cara-cara yang lebih memuaskan dan sehat bagi dirinya dan masyarakat.

Adler adalah tokoh utama perintis terapi keluarga yang berkontribusi besar di bidang konseling dasar. Dewasa ini, konsep konseling Adlerian digunakan juga untuk kasus-kasus anak yang orang tuanya bercerai dan/ atau menikah kembali.

Sumber : http://menzour.blogspot.co.id
Thanks for reading Pendekatan konseling individual Alfred Adler

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment